PALU, BULLETIN.ID – Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) Universitas Islam Negeri Datokarama Palu, Dr. H. Sidik, M.Ag., menyampaikan tausiyah Ramadan pada malam ke-14 Ramadan di Masjid Raya Baitul Khairaat, Selasa (03 Maret 2026).
Dalam tausiyah bertajuk “Menakar Makna Kesholehan dalam Islam”, beliau menegaskan bahwa kesholehan tidak hanya diukur dari kesungguhan dalam menjalankan ritual ibadah, tetapi juga dari keseimbangan antara hubungan kepada Allah SWT (hablumminallah) dan hubungan kepada sesama manusia (hablumminannas).
Ia menjelaskan bahwa kesholehan dapat diwujudkan melalui empat aspek utama dalam kehidupan, yaitu beribadah dengan khusyuk dan ikhlas sebagai bentuk penghambaan yang tulus kepada Allah SWT; berbuat baik kepada sesama sebagai wujud kesalehan sosial; menjaga lisan agar senantiasa berkata baik dan tidak menyakiti; serta menjaga hati dari sifat-sifat tercela seperti iri, dengki, sombong, dan riya yang dapat mengurangi nilai ibadah dan merusak kemuliaan akhlak.
Melalui tausiyah ini, jamaah diajak menjadikan Ramadan sebagai momentum muhasabah diri untuk memperkuat kualitas spiritual sekaligus meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.






