PALU, BULLETIN.ID – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Abd. Rahman menghadiri acara pengukuhan Guru Besar Universitas Tadulako yang berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako, Kota Palu, baru-baru ini.
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Rektor Universitas Tadulako, Ketua dan Anggota Senat Universitas, para Wakil Rektor, serta civitas akademika di lingkungan Universitas Tadulako (Untad).
Dalam sambutannya, Abd. Rahman mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para dosen yang dikukuhkan sebagai Guru Besar. Ia menilai, pengukuhan ini merupakan wujud dari kerja keras, ketekunan, dan dedikasi luar biasa dalam meraih jenjang akademik tertinggi di dunia pendidikan tinggi.
“Ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga kebanggaan institusi. Keberadaan Guru Besar akan mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di Untad, serta memperkuat kontribusi nyata kampus ini bagi pembangunan masyarakat dan daerah,” ungkap politisi Partai NasDem itu.
Lebih lanjut, Abd. Rahman menegaskan bahwa pengukuhan Guru Besar juga menjadi simbol kemajuan sumber daya manusia di sektor pendidikan tinggi. “Ini momen penting yang menginspirasi seluruh dosen untuk terus meningkatkan kapasitas akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap, bertambahnya jumlah Guru Besar di Untad akan berdampak positif pada reputasi lembaga dan kualitas pendidikan nasional secara umum.
Sebanyak enam dosen Universitas Tadulako yang dikukuhkan sebagai Guru Besar adalah:
- Prof. Ilyas Lampe
- Prof. Dr. Abdul Kahar
- Prof. Moh. Ahlis
- Prof. Dr. Mustainah
- Prof. Dr. Khairuddin
- Prof. I Gede Tunas
“Selamat kepada para Guru Besar yang dikukuhkan. Semoga ilmu dan dedikasi Bapak/Ibu dapat terus menjadi suluh kemajuan pendidikan di Sulawesi Tengah,” pungkasnya.






